Rabu, 02 Mei 2012

Teori Pengambilan Keputusan

Secara umum pengambilan keputusan adalah upaya untuk menyelesaikan masalah dengan memilih alternatif solusi yang ada. Keputusan yang baik adalah yang efektif untuk implementasi perlu pengujian terhadap perilaku orang terhadap keputusan tersebut. Keputusan yang berkualitas, Kontribusi terhadap peningkatan nilai organisasi dan individual- KONSEKUENSI; Akurasi antara prediksi dan realisasi - GAP

Definisi menurut beberapa tokoh :
  • Fred Luthans dalam bukunya Perilaku Organisasi menyebutkan bahwa pengambilan keputusan didefinisikan secara universal sebagai pemilihan alternatif. 
  • Harold Koontz dan Cyril O’Donnel Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara alternatif-alternatif mengenai sesuatu cara bertindak adalah inti dari perencanaan. Suatu rencana dapat dikatakan tidak ada, jika tidak ada keputusan suatu sumber yang dapat dipercaya, petunjuk atau reputasi yang telah dibuat.
  • Drs. H. Malayu S.P Hasibuan Pengambilan keputusan adalah suatu proses penentuan keputusan yang terbaik dari sejumlah alternative untuk melakukan aktifitas-aktifitas pada masa yang akan datang.
  • Harold Koontz dan Cyril O’Donnel Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara alternatif-alternatif mengenai sesuatu cara bertindak adalah inti dari perencanaan. Suatu rencana dapat dikatakan tidak ada, jika tidak ada keputusan suatu sumber yang dapat dipercaya, petunjuk atau reputasi yang telah dibuat.   

Ada dua tipe dalam mengambil sebuah keputusan :
a)      Pengambilan keputusan terprogram.
  • Untuk menangani masalah yang rutin dan berulang-ulang. .Contoh keputusan terprogram adalah, Pemerintah Rumah Sakit meliputi Prosedur pendaftaran pasien, Sistem gaji untuk promosi karyawan.
b)      Pengambilan keputusan tidak terprogram
  • Keputusan yang bersifat baru dan tdk terstruktur, diperlukan pada situasi permasalahan yang unik dan komplek. Butuh kreativitas, intuisi, toleransi,  pemecahan masalah secara kreatif. Contohnya dalam bidang pemerintah Rumah Sakit meliputi, Pembelian alat laboartorium. Reorganisasi pada pemerintahan daerah.

Pengaruh Perilaku Terhadap Pengambilan Keputusan Individu yaitu Perilaku yang mempengaruhi pengambilan keputusan adalah: Ethics, values, Personality, Propensity for Risk, Potensial for Dissonance, serta Escalation of Comitment;  Etika adalah sistem atau kode yang memberikan arahan pekerjaan bagi individu; Faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan etis: gender, filosofi, edukasi, pengalaman, umur, kesadaran, kultur organisasi, kode etik, reward dan sanksi.



sumber :

http://jihadi.staff.umm.ac.id/2010/01/21/files/2010/01/pertemuan_01.ppt ( 2/5/2012 pkl. 23.09 )
http://dimasamiluhur.blogspot.com/2012/04/teori-pengambilan-keputusan.html ( 2/5/2012 pkl. 22.00 )



Indra Kurniawan Effendi
13110520
2KA17

Tidak ada komentar:

Posting Komentar